Saturday 18th November 2017,
ADITYA 91,5 FM SUBANG

Juli, Produksi Minyak Pertamina EP Asset 3 Capai 10 Ribu BOPD

Juli, Produksi Minyak Pertamina EP Asset 3 Capai 10 Ribu BOPD

Per Juli 2017, produksi minyak yang dihasilkan PT Pertamina EP (PEP) Asset 3 mencapai 10.181 barel per hari (barrel oil per day/BOPD) dan produksi gas mencapai 290,7 juta kaki kubik per hari (mile-mile standard cubic feet per day/MMSCFD).

PT Pertamina EP merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero). PT Pertamina EP Asset 3 merupakan satu dari lima Asset PT Pertamina EP yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia. Dengan wilayah operasi yang tersebar di tujuh kabupaten di Jawa Barat, PEP Asset 3 membagi kegiatan operasinya ke dalam tiga lapangan yaitu Jatibarang Field (Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Majalengka), Subang Field (Subang dan Karawang), serta Tambun Field (Karawang dan Bekasi).

Menurut Pjs GM PEP Asset 3 Dewanto Hidayat Wahyu Utomo dalam penjelasannya dalam acara kunjungan ke Fasilitas Pertamina di Cirebon, Minggu (28/8), dari tiga field di PEP Asset 3 tersebut, Jatibarang memberi kontribusi terbesar yakni untuk minyak sebesar 6.296 BOPD disusul Field Tambun sebesar 2.070 BOPD dan Subang sebesar 1.815 BOPD. Sementara untuk produksi gas terbesar berasal dari Field Subang yakni sebesar 205.17 MMSCFD, disusul Jatibarang sebesar 46,44 MMSCFD dan Tambun sebesar 25,23 MMSCFD.

Menurut Dewanto, dari jumlah produksi minyak tersebut, sebanyak 10% diolah di kilang Balongan, sementara sisanya di kilang lain milik Pertamina seperti kilang Balikpapan.

Dia menjelaskan bahwa PEP Asset 3 mampu menjalankan operasi secara efisien tanpa mengabaikan aspek pengelolaan lingkungan yang baik di tengah kondisi krisis harga minyak global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Mengutip data yang ada, kontribusi produksi migas Asset 3 terhadap induk usaha PT Pertamina EP tergolong kecil. Namun jika dirinci, kontribusi produksi gas kepada induk usaha di peringkat kedua setelah Lapangan Prabumulih Asset 2. Sementara jika dilihat pendapatan, kontribusi pendapatam Asset 3 di urutan kedua. Sumbangan pendapatan Asset 3 ke induk usaha Pertamina EP bisa mencapai 20% hingga 25%. Sedangkan biaya produksi rata-rata lapangan di Asset 3 mencapai US$ 17-US$ 20 per barel.

PEP Asset 3 juga tengah melakukan eksplorasi sumur di Lapangan Bambu Besar dan akan dieksekusi pada Oktober 2017, lebih awal dari perkiraan 2018. Selain itu, Lapangan Subang juga tengah mengembangkan pemboran sumur di Jatiasri sebanyak tujuh titik hingga 2018.

Dengan pemboran, dua lapangan pengembangan di Lapangan Subang hingga akhir 2017 bisa berproduksi 2.000 BOPD, dari saat ini 1.709 BOPD dan gas 200 MMSCFD atau relatif tetap dari saat ini.

Secara nasional, dari 10 Kotraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) penghasil minyak terbesar di Indonesia, PEP berada di urutan ke tiga degan total produksi sekitar 100 ribu BOPD, setelah Mobil Cepu Ltd sekitar 200 ribu BOPD dan Chevron Pacific Indonesia yang produksinya hampir mencapai 250 ribu BOPD. Sumber: Investor Daily

foto: net

Like this Article? Share it!

About The Author

Leave A Response